Light travels faster than sound, but sometimes arrives later — that’s why Obama appears dark until we hear him speak
-Sam Haidy-
Light travels faster than sound, but sometimes arrives later — that’s why Obama appears dark until we hear him speak
-Sam Haidy-
What went wrong
Makes us strong
What goes right
Don’t stop fight
Life is a battle without rest
Settle for nothing but the best
Last but not least :
When you feel stuck
Leave it to luck
-Sam Haidy-
S.H :
I’’ll always remember your father as a musician whose album was the first music album I bought. I was at 1st grade of junior high school that time, at the turning point from childhood to adolescence, so I began suiting myself with any kind of so-called mature stuff to fulfill my newborn young spirit. At that time, your father just released a collaboration album with Gilang Ramadhan. When I listened to its 1st hits-single on radio, “Selamat Tinggal”, I really liked it, both musically and lyrically. So the next day, without thinking twice, I bought the cassette right after school.
Salam buat papa kamu
E.C :
I am a proud daughter
(from A DAY AT THE LESMANA’’S RESIDENCE – BRAINSTORM)
S.H :
No, you have filled my spacious time
Your words come to me as the prime
E.C :
very well put. thank you very much
(from HAVE I WASTED YOUR TIME ? – BRAINSTORM)
S.H :
Benten?
It means “different” in my mother’s language
Like you said: “He is not as huge as the other horses, but the way he stands shows everyone he is a proud horse.”
Yeah, he’s different but in a good way
E.C :
he is the most special to me. he’s a very good companion
(from MY DEAREST NEW PET – BRAINSTORM)
S.H :
Bliss is when you’re alone but not lonely,
accessing an unlimited space of sharing with
whoever out there.
Writing is such a bliss,
a huge relief from helter-skelter brainstorm….
E.C :
thats very thoughtful. thank you
(from SHORT UPDATES – BRAINSTORM & BLISS – MALAIKAT CACAT)
S.H :
I’d like to recommend you a song from my favorite contemporary band, Silverchair (sorry if you’ve already heard it). I think this song is such representative soundtrack for nocturnal people whom suffering from sleeping-trouble, spend the rest of night with wandering mind….
E.C :
aaa, this is something new. never heard of them before. thank you
(from SHORT UPDATES – BRAINSTORM & BLISS -MALAIKAT CACAT)

: Ananda Sukarlan
Kau punya sebuah jari tersembunyi
Untuk menekan tuts sunyi
Yang menggema di sukma
Hanya pori-pori yang berdiri
Memberi standing-applause
-Sam Haidy-
Setahun belakangan ini, saya sedang coba-coba mengerjakan proyek penerjemahan yang sepengetahuan saya belum ada yang pernah benar-benar menekuninya secara total, yaitu menerjemahkan lagu Indonesia ke dalam bahasa Inggris secara utuh. Secara utuh di sini maksudnya adalah dengan menyamakan jumlah suku katanya dengan lirik orisinilnya, sehingga tidak perlu mengubah jumlah notasi atau susunan nada lagunya. Kebanyakan lagu Indonesia kalau diterjemahkan ke dalam bahasa lain biasanya mengorbankan notasi/nada lagunya dengan menambah atau mengurangi jumlahnya atau bahkan merombak susunannya demi menyesuaikan dengan liriknya, sehingga lagu tersebut tidak lagi terdengar seperti lagu aslinya. Padahal sejatinya yang menjadi identitas lagu adalah notasinya, bukan liriknya. Jadi dalam hal penerjemahan ini lirik lah yang seharusnya mengalah, menyesuaikan secara flexibel tanpa mengganggu gugat notasi yang sudah fixed, agar identitas lagu tersebut dapat dikenali dalam bahasa apapun ia dinyanyikan.
Kendala penerjemahan seperti itu tentu saja besar, apalagi bahasa Indonesia dan bahasa Inggris mempunyai karakteristik dan bentuk yang cukup jauh berbeda satu sama lain. Satu suku kata dalam bahasa Inggris saja bahkan ada yang sepadan dengan tiga atau empat suku kata dalam bahasa Indonesia. Belum lagi ungkapan khas masing-masing bahasa yang bisa jadi rancu kalau diterjemahkan ke bahasa lain. Sedangkan menerjemahkan lirik lagu bukanlah sekedar pekerjaan mengalihbahasakan saja, tapi harus mampu mentransfer roh lirik aslinya sehingga greget lagunya tetap terasa. Karena itulah seringkali hasil terjemahannya tidak mampu merepresentasikan lirik aslinya, banyak yang kedodoran atau terkesan dipaksakan.
Tapi bukan berarti tidak mungkin penerjemahan seperti itu bisa dilakukan. Sesusah apapun, tidak ada salahnya untuk dicoba. Karena itulah saya akan mencoba semampunya untuk mengerjakannya, semaksimal mungkin. Berikut ini adalah salah satu contoh lirik lagu indonesia yang sudah saya terjemahkan dengan menggunakan metode di atas :
YANG TERDALAM (PETERPAN)
I give up all things I’ve ever dreamed of
There’s no way to make them true
Forgive me for craving you like crazy
And waiting you for so long
Have you ever tried to understand me?
Just take a look at me here
Have I done nothing but just daydreaming?
Am I wrong for wanting you?
I’ll never tired…. still waiting for you
I’ll always keep…. this sincere feeling
Until the day…. when you disappear
I’ll always save… you just in my heart
You have left something worth deep down inside my heart
Forever won’t be replaced by anybody else
Berikut ini adalah lirik orisinilnya :
Kulepas semua yang kuinginkan
Tak akan kuulangi
Maafkan jika kau kusayangi
Dan bila ku menanti
Pernahkah engkau coba mengerti?
Lihatlah ‘ku di sini…
Mungkinkah jika aku bermimpi?
Salahkah tuk menanti?
Tak ‘kan lelah…. aku menanti
Tak ‘kan hilang…. cintaku ini
Hingga saat…. kau tak kembali
Kan kukenang… di hati saja
Kau telah tinggalkan hati yang terdalam
Hingga tiada cinta yang tersisa di jiwa
Saran, masukan, atau kritik dari siapa saja akan sangat membantu saya dalam proyek ini…..
-Sam Haidy-