AADR? (Ada Apa Dengan Rangga, eh, Rako?)

Puisi perpisahan Rangga dalam film Ada Apa Dengan Cinta yang ditulis oleh Rako Prijanto adalah plagiat yang jelas-jelas disengaja dari salah satu puisi WS Rendra yang berjudul “Terpisah”. Meskipun cuma ada tiga baris yang nyaris serupa, mustahil rasanya untuk percaya bahwa itu hanyalah sebuah kebetulan belaka. Rako hanya sedikit memodifikasi lalu menyelipkan baris-baris dari puisi Rendra tersebut ke dalam puisinya. Bahkan dari judulnya saja bisa dilihat bahwa Rako benar-benar berniat mencari sebuah puisi yang bertema perpisahan untuk kemudian dicontek. Sangat mungkin kata kunci yang digunakan Rako waktu mencari puisi untuk ending scene AADC adalah “terpisah”, lalu ditemukannyalah puisi Rendra tersebut.

Untuk lebih jelasnya, mari kita bandingkan dua puisi di bawah ini :

ADA APA DENGAN CINTA? (Puisi Rako Prijanto)

Perempuan datang atas nama cinta
Bunda pergi karena cinta
Digenangi air racun jingga adalah wajahmu
Seperti bulan lelap tidur di hatimu
Yang berdinding kelam dan kedinginan
Ada apa dengannya?
Meninggalkan hati untuk dicaci
Baru kali ini aku melihat karya surga dari mata seorang hawa
Ada apa dengan cinta?
Tapi aku pasti akan kembali dalam satu purnama
Untuk mempertanyakan lagi cintanya
Bukan untuknya
Bukan untuk siapa
Tapi untukku
Karena aku ingin kamu
Itu saja

TERPISAH (Puisi WS Rendra)

Racun lagu duka merambat di kelengangan malam kota.
Lampu jalanan dipingsankan hujan.
Berbaringan rumah-rumah wajahmu di temboknya.
Kesepian seperti sepatu besi.
Menekur semua menekur dikhianati bulan.

Engkau bulan lelap tidur di hatiku.
Oleh sepi diriku dirampas jalan raya.
Semua didindingi kelam dan kedinginan.
Maut atau ribamu di ujung jalan itu.
Digenangi air adalah racun duka adalah wajahmu.

Hmm… padahal dalam film tersebut ada salah satu dialog seperti ini :

Milly : “Plagiat itu apa sih?”
Maura : “Plis deh Mil… plagiat itu nyontek punya orang”

Sungguh ironis….

-Sam Haidy-

4 Tanggapan to “AADR? (Ada Apa Dengan Rangga, eh, Rako?)”

  1. aku adalah aku

  2. wah,,beneran nie,,,mungkin ada kesamaan, atau terispirasi

  3. bagus bgettttttttttt………..

  4. inspirasi sah sah saja, plagiat itu klo udh 70% sama.. saya rasa itu sih masih sah2 aja, anda aja terlalu berlebihan bung, sangat jarang sekarang originalitas, sy yakin es rendra juga punya inspirasi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: