ANALOGI KABINET BARU & CATUR

Susunan kabinet baru Indonesia yang diumumkan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono kemarin malam membuat banyak orang mempertanyakan kapabilitas dan kapasitas menteri-menteri yang terpilih. Beberapa diragukan kemampuannya dalam memangku jabatannya karena dipilih hanya berdasarkan mempunyai relasi pribadi dengan presiden atau sebagai perwakilan partai-partai pemegang mayoritas suara pemilu, tanpa dilihat apakah memenuhi kualifikasi atau tidak.

Dan yang paling mengherankan adalah pergeseran menteri-menteri dari satu posisi ke posisi lain. Yang dulunya menteri kelautan sekarang menjadi menteri perhubungan, yang dulunya menteri koperasi sekarang menjadi menteri agama, dsb. Pergeseran seperti itu ibarat bermain catur tapi memasang bidak tidak pada tempatnya. Misalnya benteng dipasang di tempat menteri, menteri dipasang di tempat kuda, dsb. Bagaimana bisa menugaskan menteri untuk berjalan lurus seperti benteng padahal spesialisasinya adalah berjalan miring?

-Sam Haidy-

2 Tanggapan to “ANALOGI KABINET BARU & CATUR”

  1. kan dulu mereka juga pendukung, sekarang mendukung lagi jadi dipilih lagi deh..

  2. Politik balas budi🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: