PELAUT BUKU

: Nazril Irham

Di tengah dunia yang tak henti mendera
Kau berlayar mengarungi samudera aksara
Menyandarkan haluan pada angin utara

Sedang aku sudah lebih dulu terombang-ambing di tengah
Belum dapat menentukan arah

Sekali waktu kau menyapaku :
“Pergilah ke arah sana, ada mutiara bangsa yang terpendam”
Lalu aku pun bergegas menujunya
Melacak jejak para pendahulu yang terkubur kelaliman zaman

Dan badai terus mengayunmu ke kanan dan ke kiri

Suatu waktu, ketika laut telah tenang
Dan gaduh dunia telah reda
Kau dan aku akan melaju bersama
Menuju dermaga penghabisan

Dari sana, kita akan melanjutkan perjalanan
Yang sempat tertunda

(Ciamis, 16 Desember 2010)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: